Selamat Datang Mbak Prof!

Surabaya – Persakmi. Pagi ini, 14 Desember 2019, Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) sedang merasa sangat berbahagia. Pasalnya, Dr. Sri Sumarmi, SKM., M.Si, salah satu personel Pengurus Pusat dikukuhkan menjadi salah satu guru besar kesehatan masyarakat Universitas Airlangga hari ini.

Sudah ada beberapa guru besar dalam struktur Persakmi. Tapi pengukuhan guru besar kali berbeda, terasa sangat istimewa. Perempuan cantik yang biasa disapa dengan panggilan “Mbak Mamik” ini merupakan profesor Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) perempuan pertama di Indonesia, yang berasal dari jalur SLTA. Sebelumnya, SKM merupakan pendidikan akademik yang bisa ditempuh dari dua jalur, dari D3 Kesehatan dan dari SLTA.

Dalam pengukuhan profesor yang akan dilaksanakan di Aula Garuda Mukti Kantor Manajemen Lantai V Universitas Airlangga tersebut, Mbak Mamik membawakan orasi ilmiah dengan judul “Mencegah Stunting sejak Menjadi Calon Pengantin”.

Mengacu definisi 1000 HPK, bahwa kehidupan dimulai dari saat konsepsi, apabila sasaran prioritas adalah ibu hamil maka akan ada periode yang terlewatkan dan belum menjadi bagian yang dijabarkan dalam implementasi program penyelamatan 1000 HPK, yaitu periode awal kehamilan,” jelas Mbak Mamik.

Lebih lanjut Mbak Mamik mengatakan bahwa masa awal kehamilan adalah masa kritis untuk menentukan keberhasilan kehamilan, karena proses pemrograman janin (fetal programming) terutama terjadi pada awal kehamilan. Fetal origin hypothesisis menjelaskan bahwa kondisi yang buruk saat dalam kandungan seperti membunuh anak secara perlahan.

Sejak selesai pengukuhan nanti, Mbak Mamik akan melipir pergi, digantikan oleh kakaknya, Mbak Prof! Selamat datang Prof. Dr. Sri Sumarmi, SKM., M.Si. @dl

happy wheels

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares