Capacity Development Public Health Professional

Berlangsung di Hotel Best Western Kota Palu Sulawesi Tengah (19 Oktober 2019), FKM Univ.Tadulako menggelar conference International dengan mengusung tema ‘Capacity Developmet Professional Public Health” dengan mengundang keynote speaker Mr.Nigel Stace dari Newcastle Australia dengan bahasan tentang SDG, Prof Ma Yin Nu dari Dept of Community Medicine Coxs Bazar Medical College, Cos Basar dengan materi tentang TB control in Bangladesh. dan Prof Dr.Ridwan Amiruddin, SKM.  M.Kes., MSc.PH. mengulik tuntas tentang konsep dasar capacity development untuk publik health professionel.
Committee Conference ini juga menghadirkan 30 pembicara pada paralel session dengan tema yang sangat atraktif mulai dari manajement, nutrisi, studi epidemiologi, environmental health, health promotion, occopational health dan hospital manajement. Menurut Chairman conference Dr. Nurmala, jumlah peserta sekitar 750 partisipant dari berbagai fakultas dan dari luar kota Palu, baik mahasiswa tingkat sarjana hingga tingkat doctoral baik sebagai participant maupun sebagai pembicara.

Secara khusus pembahasan tentang Capacity Development (CD) dari Prof Dr. Ridwan menjelaskan bahwa  CD adalah proses meningkatkan pengetahuan, skill, kapasitas social yang layak untuk individu, sosial dan sistem politik. Sebuah kreasi berkelanjutan, utilisasi, dan retensi kapasitas untuk mengurangi kemiskinan, meningatkan skill, mencapai pertumbuhan, keseimbangan peluang dan kehidupan. Lebih lanjut diuraikan bahwa untuk penguatan kapasitas termasuk di Indonesian Public Health Union  perlu mengenal 9 komponen systemic CD yaitu; performance capacity, personal, workload, supervisory, facility, support services, system, struktural dan role capacity. Dengan langkah lngkah; penentuan kapasitas sekarang, menetapkan tujuan, menentukan kapasitas  yang akan diperkuat dan memutuskan strategis pencapaian tujuan, implementasinya, monitoring kegiatan, penilaian ulang dan perencanaan masa depan. Termasuk masa depan Persakmi sebagai organisasi pembelajar yang dinamis perlu untuk senantiasa mengembangkan kapasitasnya melalui training, workshop, scientific meeting; seminafr and conference serta pendidikan berkelanjutan yang memberi peluang untuk seluruh anggota organisasi untuk terus berkembang.

Persakmi sebagai organisasi pembaharu dengan  visi menjadi organisasi yang prefesional penggerak utama pembangunan  kesehatan masyarakat dengan tujuan menerapkan organisasi professional yang independent sebagai forum  peningkatan pengetahuan dan skill, kebanggaan  dan etika professional kepada seluruh anggota organisasinya. Persakmi akan tumbuh menjadi organiasi yang matang dengan tempaan yang luar biasa dari berbagai guru yang peduli terhadap eksistensi para Sarjana kesehatan masyarakat yang sesungguhnya. (BRA; Palu , 19 Okt 2019)

Dokumentasi

happy wheels

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares