MAKLUMAT PERSAKMI; Seruan Kepada #SKMbersatu Sebagai Front liner PH  Prevention Pandemi Covid-19

MAKLUMAT

====================================

Nomor : 32/MLM/PP-PERSAKMI/C/III/2020

Tentang

Seruan Kepada #SKMbersatu Sebagai Front liner PH  Prevention Pandemi Covid-19

 

Seruan ini di dasari atas pertanyaan siapa sebenarnya garda terdepan (the firstliner) dalam penanganan Pandemi Covid-19 saat ini.

 

Berangkat dari kerangka fikir the five level of prevention, maka Hendrick L. Bloom membagi tahapan upaya pengendalian sebuah masalah kesehatan (termasuk pandemik Covid-19) ke dalam lima kategori dengan variasi sumber daya manusia yang memiliki kompetensi berbeda yang dibutuhkannya.

 

Level pertama sekaligus ujung tombak layanan adalah “Health Promotion”, Promosi kesehatan, konsep dasarnya bagaimana menjaga status kesehatan seseorang atau masyarakat tetap dalam kondisi terbaik, bebas dari penyakit dan gangguan kesehatan serta hidup produktif.

 

Perlu disadari bersama bahwa output kesehatan bukan hanya dari hasil kerja sektor kesehatan saja.  Tetapi merupakan produk kebudayaan, ketersedian mata rantai pangan, suplai air bersih, sanitasi lingkungan, kondisi flora dan fauna wilayah, kultur masyarakat dan lain sebagainya. Akumulasi berbagai sektor yang harmoni itulah yang menumbuhsuburkan nilai positif kesehatan.

 

Domain aktifitas pada level promotif adalah menjaga pola hidup sehat, menu konsumsi  pangan/makanan yang sehat, seimbang berdasarkan kebutuhan. Olah raga teratur, istirahat yang cukup, mengelola stress, bebas dari perilaku berisiko, tidak merokok, tidak minum alkohol serta hidup di lingkungan yang sehat.

 

Untuk menyampaikan pentingnya nilai-nilai positif kesehatan tersebut kepada seluruh masyarakat membutuhkan keahlian khusus. Butuh kompetensi khusus dan tidak tidak bisa hanya menjadi pekerjaan sampingan. Disinilah peran strategis kaum scholar yang pernah di didik di program studi Kesehatan Masyarakat untuk mengambil peran strategis. Para Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) adalah front liner gerakan ini. SKM adalah front liner Public Health  Prevention.

 

Kaum Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) memiliki kompetensi untuk menentukan potensi outbreak suatu wilayah, bagaimana mengontrolnya, dari fase preparedness hingga mitigasinya.  Kaum Profesional Kesehatan Masyarakat (Public Health Expert) memiliki kompetensi yang dinamis bergerak pada level komunitas dengan indikator populasi yang jelas. Kunci aktifitasnya pada kemampuan penggerakan komunitas.

 

Pada situasi pandemi Covid-19 ini, saya menyerukan kepada seluruh Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) di seluruh Indonesia untuk segera mengkonsolidasikan diri dengan baik. Berikan informasi yang benar tentang situasi yang dihadapi. Bangun kesadaran masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Dampingi masyarakat keluar dari krisis pandemi Covid-19 ini.

 

Salam #SKMbersatu

#SKMuntukNegeri

 

 

Makassar, 29 Maret 2020

Pengurus  Pusat  Persakmi

Ketua Umum

Prof. Dr Ridwan Amiruddin, S.KM., M.Kes., M.Sc. P.H.

NIK. 3308.2009.0537

 

MAKLUMAT PERSAKMI

DOWNLOAD

happy wheels

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares