“Gaya Hidup Sehat untuk Ginjal Sehat” – Hari Ginjal Sedunia 2017

Jumlah penderita Penyakit Ginjal di Indonesia menempati urutan kedua setelah Penyakit Jantung dalam hal jumlah penderita, dengan pertumbuhan hampir 100 persen dari tahun 2014 – 2015. Konsekuensinya, biaya pelayanan kesehatan yang harus ditanggung pemerintah melalui JKN untuk penderita gagal ginjal kronik juga sangat tinggi, mencapai Rp. 2,68 triliun di tahun 2015.

Salah satu kondisi yang mendukung peningkatan penyakit katastropik, termasuk penyakit ginjal kronik adalah obesitas (kegemukan). Semakin gemuk (obese) seseorang, semakin besar risiko mengalami kesakitan seperti hipertensi, maka semakin keras kerja ginjal, sehingga dalam jangka panjang berpotensi mengalami gangguan fungsi ginjal.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi penduduk dewasa (>18 tahun) dengan kelebihan berat badan mencapai 28,9 persen, yaitu berat badan lebih sebesar 13,5 persen dan obesitas sebesar 15,4 persen. Angka tersebut terus meningkat di tahun 2016, berdasarkan Riset Kesehatan Nasional (Riskesnas), angka total menjadi 33,5 persen, masing-masing berat badan lebih sebesar 12,8 persen dan obesitas sebesar 20,7 persen.

Data dari 7th Report of Indonesian Renal Registry tahun 2014 menunjukkan 56% penderita penyakit ginjal adalah penduduk usia produktif dibawah 55 tahun.

Oleh karena itu, penerapan gaya hidup sehat sejak dini itu penting. Konsumsi makanan yang bergizi seimbang terutama sayur-sayuran dan buah-buahan, olahraga dengan teratur dan penuhi kebutuhan air.

#move4kidney #worldkidneyday #wkd #wkd2017 #worldkidneyday2017

::: Kerjasama Persakmi dengan HEALTH proMOTION @promosi_sehat :::


Posted

in

,

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *