Persakmi Kepulauan Selayar Berikan Edukasi Cegah Covid-19 di Pasar Batangmata

Pengurus Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Cabang Kabupaten Kepulauan Selayar menyadari pentingnya memperkuat pengetahuan dan pendidikan bagi masyarakat tentang pencegahan Covid-19 sebagai dua unsur penting dalam pencegahan utama (primary prevention) dalam spectrum of prevention.
Dalam upaya memperkuat pengetahuan dan edukasi masyarakat terkait pencegahan penularan Covid-19, Persakmi mengunjungi beberapa tempat umum, seperti di Pasar Batangmata, Kecamatan Bontomatene, pada Sabtu (25/04).
Ketua Persakmi Selayar Muhammad Arsyad dalam kegiatan tersebut menyampaikan kepada masyarakat bahwa saat ini ada pola penyebaran baru oleh penderita covid-19 yang susah di deteksi yaitu orang tanpa gejala (OTG), namun sudah terpapar virus corona.
Arsyad mengungkapkan bahwa OTG memiliki imun yang kuat namun berbahaya dalam menularkan kepada orang dengan imun yang lemah, untuk itu kita semua perlu waspada dan saling menjaga dengan mengikuti rekomendasi WHO yaitu tetap memakai masker setiap saat, rajin cuci tangan dan berperilaku hidup sehat, jaga jarak fisik (physical distancing), tidak berkumpul dan hidari kerumunan (sosial distancing), dan tetap dirumah saja menjalankan aktivitas (stay at home).
“Edukasi ini menjadi bagian penting dalam pencegahan primer Covid-19, ditengah kurang disiplinnya masyarakat disamping itu pula karena memang ketidaktahuan tentang bahaya covid-19,” ungkap Muhammad Arsyad.
Pasar Batangmata sebagai tempat mengedukasi masyarakat karena dipasar paling banyak interaksi sosial dan paling rentan penularan covid-19 yang saat ini pelaku pasar kurang memperhatikan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di pasar.

Pada kesempatan tersebut, Persakmi Selayar juga berbagi masker ke pedagang dan pengunjung pasar sebanyak 200 masker.

SUMBER kumparan.com

happy wheels

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares