Persakmi Bina SKM Agar Lebih Maju

RIAUPOS.CO –  Pengurus Daerah Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Provinsi Riau periode 2018-2022 dikukuhkan, Sabtu (17/3)  di Ballroom Prime Park Hotel Pekanbaru.
Dihadiri dr Pattiselanno Roberth Johan Mars selaku Plt Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Ketua Umum Persakmi Prof Dr Ridwan Amiruddin SKM MKes MSc  PH, serta Gubernur Riau yang diwakili Direktur RSUD Arifin Ahmad dr Nuzelly Husnedi Mars.
Pattiselanno Roberth Johan mengatakan, Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dapat berkontribusi dalam program pemerintah. “Harapan saya agar Sarjana Kesehatan Masyarakat menjadi lebih baik, mampu melindungi masyarakat, melestarikan hal-hal yang sudah ada untuk mendukung terciptanya masyarakat hidup sehat,” ujarnya.
Ketua Persakmi Provinsi Riau periode 2018-2022 H Rasul Alim SKM MKes kepada Riau Pos mengatakan, dengan terbentuknya Persakmi Riau ini akan lebih dikenal oleh masyarakat, sebagai mitra, kelompok wirausaha baik swasta maupun pemerintah.
Khususnya dalam hal membangun kesehatan masyarakat untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui upaya kesehatan yang promotif dan preventif. Ditambahkannya, kepada lulusan SKM agar tidak pernah berhenti berpikir untuk berkembang.
Pembentukan Persakmi ini juga untuk menyelenggarakan pembinaan SKM agar lebih maju di bidang kesehatan masyarakat, dan sebagai pusat pendidikan dan latihan formal dan nonformal di bidang kesehatan masyarakat.
“Melakukan penelitian dan observasi untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan masyarakat, serta melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan sosial kemasyarakatan dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat  dan mandiri,” ujarnya.
Prof Dr Ridwan Amiruddin SKM MKes MSc PH mengatakan, di Indonesia terjadi pola perubahan yang cepat baik penyakit tidak menular maupun penyakit menular. “Masyarakat membayar mahal biaya berobat untuk penyakit tidak menular,”ujarnya.
Persakmi dibentuk untuk memberikan kontribusi nyata yang dihadapi pemerintah dan masyarakat secara lebih ril.  Visi dari Persakmi adalah terwujudnya Sarjana Kesehatan Masyarakat sebagai penggerak utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Ridwan Amiruddin mengatakan Persakmi akan membina dan mengembangkan SDM Sarjana Kesehatan Masyarakat, menggali potensi dalam masyarakat guna meningkatkan pembangunan kesehatan di Indonesia.
Menyusun dan mengembangkan program kesehatan yang berorientasi pada keperluan masyarakat, meningkatkan partisipasi masyarakat segala program pembangunan kesehatan di Indonesia serta memandirikan masyarakat untuk hidup sehat dan produktif.
 “Peran SKM adalah mencegah penyakit, dengan cara mengedukasi masyarakat untuk hidup sehat,”ujarnya.
 Dilihat pada era saat ini, perubahan terjadi dengan sangat cepat. Masyarakat lebih memilih segala sesuatu dengan instan. Ini menjadi motivasi kepada SKM agar bisa menyampaikan pesan kesehatan yang gampang diakses serta mudah dipahami dan diterapkan.(cr4)
happy wheels

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares